|
HARGA: RP 25.000,- Isi: 80 Kapsul No. Sertifikat Halal MUI: 1636072001 (kapsul) Izin Depkes RI: P.IRT No. 313331105058
Khasiat: Mengobati kencing manis, malaria, kanker, lever, jerawat, penambah nafsu makan, disentri, borok, anti bakteri
Deskripsi: EFEK BIOLOGI DAN FARMAKOLOGI Mimba memiliki efek anti serangga dengan azadirachtin sebagai
komponen yang paling poten. Ekstrak daun dapat berefek sebagai
fungisida alami pada pengendalian penyakit antraknosa pada apel pasca
panen, berefek insektisida terhadap larva Aedes aegypti. Ekstrak biji
berpengaruh sublethal terhadap struktur mikroanatomi ventrikulus dan
pengham batan pertumbuhan Plasmodium berghei pada mencit. Toksisitas
Dapat menyebabkan iritasi mata dan jaringan lunak, serta kemungkinan
sebagai penyebab konjugtivitas dan inflamasi.
Komposisi : Metabolit
yang ditemukan dari Azadirachta indica antara lain disetil vilasinin,
nimbandiol, 3-desasetil salanin, salanol, azadirachtin. Biji mengandung
azadirahtin, azadiron, azadiradion, epoksiazadiradion, gedunin,
17-epiazadiradion, 17-hidroksi azadiradion dan alkaloid. Metabolit yang
ditemukan dalam ekstrak ranting segar yang larut dalam dikIorometana
antara lain desasetil nimbinolid, desasetil nimbin, desasetil
isonimbinolid. Kulit batang dan kulit akar mengandung nimbin, nimbinin,
nimbidin, nimbosterol, nimbosterin, sugiol, nimbiol, margosin (suatu
senyawa alkaloid). Hasil hidrolisis ekstrak bunga ditemukan kuersetin,
kaemferol, dan sedikit mirisetin. Dari bagian kayu ditemukan nimaton,
15% zat samak terkondensasi. Buah mengandung alkaloid (azaridin). Daun
mengandung Paraisin, suatu alkaloid dan komponen minyak atsiri
mengandung senyawa sulfida. Tangkai dan ranting hijau mengandung 2
tetranortriterpenoidhidroksibutenolida yaitu desasetilnimbinolida dan
desasetilisonimbinolida yang berhasil diisolasi bersama dengan
desasetilnimbin.` Di samping itu terdapat pula senyawa
17-epiazadiradion, 17-p-hidroksiazadiradion, azadirahtin, azadiron,
azadiradion, epoksiazadiradion, dan gedunin.
Pohon, tinggi 8-15
m, bunga banci. Batang simpodial, kulit batang mengandung gum, pahit.
Daun menyirip gasal berpasangan. Anak daun dengan helaian berbentuk
memanjang lanset bengkok, panjang 3-10 cm, lebar 0,5-3,5 cm, pangkal
runcing tidak simetri, ujung runcing sampai mendekati meruncing, gundul
tepi daun bergerigi kasar, remasan berasa pahit, warna hijau muda.
Bunga memiliki susunan malai, terletak di ketiak daun paling ujung,
5-30 cm, gundul atau berambut halus pada pangkal tangkai karangan,
tangkai bunga 1-2 mm. Kelopak kekuningan, bersilia, rata rata 1 mm.
Mahkota putih kekuningan, bersilia, panjang 5-7 mm. Benang sari
membentuk tabung benang sari, sebelah luar gundul atau berambut pendek
halus, sebelah dalam berambut rapat. Putik memiliki panjang rata rata 3
mm, gundul. Buah bulat, hijau kekuningan 1,5-2 cm. Asal usul tidak
jelas. Waktu berbunga Maret - Desember. Tumbuh di daerah tropis, pada
dataran rendah. Tanaman ini tumbuh di daerah Jawa Barat, Jawa Timur,
dan Madura pada ketinggian sampai dengan 300 m dpl, tumbuh di tempat
kering berkala, sering ditemukan di tepi jalan atau di hutan terang.
|