|
HARGA: RP 25.000,-
Isi: 80 kapsul No. Sertifikat Halal MUI: 1636072001 (kapsul) Izin Depkes RI: P.IRT No. 313331105058
KHASIAT: Mengobati
Infeksi saluran kencing, kencing berlemak, kencing berdarah,; Bengkak
karena penyakit ginjal (nefrotik edema), batu empedu,; Batu ginjal,
radang prostat (prostatitis), kencing sedikit, demam, ; Influenza,
batuk rejan (pertusis), radang saluran napas (Bronkhitis) ; diare,
disentri, nyeri lambung, radang mata merah (konjungtivitis),; Kencing
manis (diabetes melitus)cacingan, gigitan
serangga,; Hepatitis akut disertai kuning (hepatitis ikterik akut),
mimisan,; Gangguan pencernaan pada anak (dispepsia), cacingan,;
Perangsang birahi (afrodisiak), beser mani (spermatorea),; Kencing
sakit (disuria), sukar kencing, penglihatan kabur,; Batuk darah,
keputihan (leukore), nyeri otot, mata merah,; Batuk berdahak,
beri-beri, darah tinggi (hipertensi), rematik gout,; Sakit kuning
(jaundice).;
Deskripsi :
Daun
sendok merupakan gulma di perkebunan teh dan karet, atau tumbuh liar di
hutan, ladang, dan halaman berumput yang agak lembap,kadang ditanam
dalam pot sebagai tumbuhan obat. Tumbuhan ini berasal dari daratan Asia
dan Eropa, dapat ditemukan dari dataran rendah sampai ketinggian 3.300
m dpl. Tumbuhan obat ini tersebar luas di dunia dan telah dikenal sejak
dahulu kala serta merupakan salah satu dari 9 turnbuhan obat yang
dianggap sakral di Anglo Saxon. Terna menahun, tumbuh tegak, tinggi 15
- 20 cm. Daun tunggal, bertangkai panjang, tersusun dalam roset akar.
Bentuk daun bundar telur sampai lanset melebar, tepi rata atau
bergerigi kasar tidak teratur, permukaan licin atau sedikit berambut,
pertulangan melengkung, panjang 5 - 10 cm, lebar 4 - 9 cm, warnanya
hijau. Perbungaan majemuk tersusun dalam bulir yang panjangnya sekitar
30 cm, kecil-kecil, warna putih. Buah lonjong atau bulat telur, berisi
2 - 4 biji berwarna hitam dan keriput. Daun muda bisa dimasak sebagai
sayuran Perbanyakan dengan biji. Daun sendok tumbuh liar di hutan,
ladang, dan halaman berumput yang agak lembap, kadang ditanam dalam pot
sebagai tumbuhan obat. Ada banyak manfaat yang bisa diambil dari daun
yang berasal dari dataran Eropa dan Asia ini, mulai dari menyembuhkan
bisul hingga meningkatkan vitalitas lelaki. Daun sendok mengandung
beberapa jenis flavonoid antara lain epigenin yang berkhasiat
menghambat pertumbuhan tumor. Kemudian ada pula aucubin, senyawa yang
berkhasiat hepatoprotector atau melindungi sel-sel hati dari kerusakan.
Daun sendok juga mengandung kalium dan kalsium serta vitamin A dan
vitamin C. Nama Lokal : Ki urat, ceuli, c. uncal (Sunda), meloh
kiloh, otot-ototan,; Sangkabuah, sangkabuah, sangkuah, sembung otot,;
suri pandak (Jawa). daun urat. daun urat-urat, daun sendok,; Ekor
angin, kuping menjangan (Sumatera). ; Torongoat (Minahasa). ; Che qian
cao (China), ma de, xa tien (Vietnam),; Weegbree (Belanda), plantain,
greater plantain, ; Broadleaf plantain, rat's tail plantain, waybread,;
White man's foot (Inggris).;
SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS: Herba
ini bersifat manis dan dingin. dan menghilangkan haus. Biji bersifat
manis, dingin, masuk meridian ginjal, hati, usus halus dan paru.
KANDUNGAN KIMIA : Herba ini mengandung plantagin, aukubin, asam
ursolik, Beta-si- tosterol, n-hentriakontan, dan plantagluside yang
terdiri dari methyl D-galakturonat, D-galaktosa, L-arabinosa dan
L-rhammosa. Juga rnengandung tanin, kalium dan vitamin (B1, C, A).
Kalium bersifat peluruh kencing dan melarutkan endapan garam kalsium
yang terdapat dalam ginjal dan kandung kencing. Zat aktif aukubin
selain berkhasiat melindungi hati terhadap pengaruh zat beracun yang
dapat rnerusak sel-sel hati (hepatoprotektor), juga berkhasiat
antiseptik. Biji (che qian zi) daun sendok mengandung asam planterolik,
plantasan (dengan komposisi xylose, arabinose, asam galacturonat dan
rharnnose), protein, musilago, aucubin, asam suksinat, adenin, cholin,
katalpol, syringin, asam lemak (palmitat, stearat, arakidat, oleat,
linolenat dan lenoleat), serta flavanone glycoside. Sedangkan bagian
akar mengandung naphazolin. Efek Farmakologis dan Hasil Penelitian 1.
Fraksi etil asetat (asam) daun sendok dengan dosis 2 glkg bb yang
diberikan secara oral pada tikus putih jantan yang telah diinduksi
dengan asetosal 200 mglkg bb, ternyata mempunyai aktivitas antiuicer.
Penapisan fitokimia fraksi etil asetat asam menunjukkan adanya golongan
triterpenoid dan monoterpenoid (Sariati, Jurusan Farinasi FMIPA UNPAD,
1993). 2. Infus daun sendok 10% dan 20% terhadap kelarutan Ca dan Mg
dari batu ginjal secara in vitro, mernpunyai efek melarutkan kalsium
dan magnesium dari batu ginjal secara bermakna dibandingkan air suling
(Ismedsyah, Jurusan Farmasi FMIPA USU, 199 1). 3. Ekstrak daun sendok
pada konsentrasi 1 - 3 g/wi menunjukkan daya antibakteri terhadap
Staphylococcus aureus dan Shigella sonnei (Meriana Sugiarto, Fak.
Farmasi Univ. Katolik Widya Mandala, .1992).
|