Languages:     
 
Search:  
Keranjang belanja:
0 item
Categories:

Menu Utama

Area Login

 
Informasi
  • 5 Users Online
  • Kurs : 1$ = Rp 9.000,-
  • Live Support :
    Visitor Counter
    Today0
    Yesterday6
    This week23
    This month38
    All days9852
What's New Here?
 


JAMUR LINGZHI UNTUK ANTI KANKER
30/01/2009

Di seantero Jepang, ia pencabut nyawa nomor satu. Jika pada 1940 angka kematian baru 13,5%, 63 tahun berselang melonjak hingga 27,4%. Ia adalah neoplasma alias pertumbuhan sel-sel baru yang bentuk, sifat, dan kinetiknya berbeda dari sel normal. 'Neoplasma penyebab kematian tertinggi di Jepang,' kata Norimasa Shudo, manajer Departemen Produk Kesehatan Nissan Chemical Industries di Tokyo.
Salah satu contoh neoplasma adalah tumor. Bila pertumbuhan sel-sel baru tidak terkontrol, bentuk dan fungsi organ tubuh rusak. Akibatnya, tumor mengganas menyebabkan kanker.
Pada beberapa pasien, kanker biasanya diawali dengan munculnya tumor. Tumor berupa benjolan dari sel-sel jaringan tubuh yang mengalami metastasis. Seringkali kehadiran tumor diabaikan pasien karena tidak menimbulkan keluhan berarti, seperti dialami dr Evi Budiarto, asal Slipi, Jakarta Barat.
Evi mengetahui adanya benjolan ketika memeriksakan kehamilan anak pertamanya di rumahsakit pada 1987. Benjolan seukuran telur ayam tumbuh berdampingan dengan janin. 'Dokter mengira saya hamil anak kembar. Memang ada anggota keluarga saya yang melahirkan anak kembar,' kata ibu berusia 54 tahuan itu. Itulah sebabnya ia tak curiga.
Myoma
Setiap bulan Evi memeriksakan diri ke dokter kandungan. Keanehan terjadi ketika hasil USG, salah satu janin yang belakangan diketahui tumor tidak berkembang. 'Janin' itu ternyata myoma. Myoma salah satu tumor karena pertumbuhan sel otot rahim tidak terkontrol. Kelainan pertumbuhan sel itu disebabkan rusaknya DNA. Mestinya enzim endonukleus memperbaiki kerusakan DNA. Radikal bebas menonaktifkan aktivitas enzim itu sehingga memicu tumor.
Karena merasa aman-aman saja, ia pun menolak saran dokter untuk operasi pengangkatan tumor. Toh lima tahun berselang, saat hamil anak kedua, myoma juga tidak menghambat pertumbuhan janin. Anak kedua pun lahir dengan bobot normal.
Enam belas tahun sudah Evi berdamai dengan myoma. Setelah itu, ia merasakan rasa sakit di bagian perut. 'Kalau membalikkan badan atau tidur dengan posisi menyamping terasa sakit,' katanya. Kedua telapak hingga mata kaki membengkak, perut membesar. Sebagai dokter ia tahu betul, keluhan itu akibat myoma di rahimnya. 'Peredaran darah dan cairan tubuh saya terhambat sehingga menimbulkan bengkak di perut dan kaki,' tuturnya.
Menurut dr Henry Naland SpB (K) Onk, dokter spesialis bedah onkologi RS Mitra Internasional, tumor dan kanker dapat ditangani dengan berbagai cara: bedah, radiasi atau penyinaran, kemoterapi, serta hormonterapi atau immunoterapi. Belakangan diketahui penyembuhan kanker dapat juga dilakukan dengan terapi alternatif komplementer seperti terapi herbal, akupuntur, yoga, chikung, dan terapi kejiwaan.
Terapi herbal
Terapi herbal menjadi pilihan Evi untuk kesembuhan. Ia rutin mengkonsumsi ekstrak ling zhi (dalam bahasa Tiongkok berarti jamur abadi). Ekstrak reishi-sebutannya dalam bahasa Jepang-berbentuk tablet dikonsumsi 3 kali sehari masing-masing 3 tablet. Beberapa bulan mengkonsumsi, rasa sakit di bagian perut mereda. Kedua telapak kaki pun kembali ke bentuk normal. Hasil pemeriksaan rutin setiap 6 bulan, ukuran myoma tetap dan tidak ada tanda-tanda menjadi ganas alias kanker. Hingga kini Evi terus mengkonsumsi lingzhi. 'Saya mengkonsumsi lingzhi sudah 3 tahun,' ujarnya.
Keampuhan reishi Ganoderma lucidum menghambat pertumbuhan sel kanker dibuktikan Departemen Biokimia Kyoto Prefectural University of Medicine. Uji melibatkan tikus-tikus yang disuntik sel kanker S-180 sarcoma. Mereka kemudian dibagi 3 kelompok. Kelompok pertama diberi cyclophosphamide-senyawa aktif yang biasa digunakan pada kemoterapi tumor solid-berdosis 30 mg/ml. Kelompok II diberi 500 mg/ml ekstrak reishi secara oral. Sedangkan kelompok III diberi ekstrak agaricus,-salah satu genus jamur, berdosis sama.
Setelah 14 hari perlakuan, bobot kanker ditimbang. Hasil penelitian menunjukkan, ekstrak reishi mampu menghambat 37,2% pertumbuhan sel kanker; agaricus, hanya 28%. Namun, jumlah itu lebih rendah daripada cyclophosphamide yang mampu menghambat hingga 55,3%. Keampuhan itulah yang mendorong Nissan Chemical Industries, produsen bahan kimia terbesar di Jepang, memproduksi ekstrak reishi.
Henry mengatakan, ada lebih dari 40 jenis herbal yang dapat digunakan untuk terapi kanker dan tumor seperti kunir putih, temu putih, rumput mutiara, sambiloto, keladi tikus, dan mahkotadewa. Yang disebut terakhir teruji klinis melalui uji klinis pragmatis.
Makanan
Menurut dr Paulus W Halim, dokter dan herbalis di Tangerang, penderita kanker juga mesti menjaga konsumsi makanan. Susu sapi dan hasil olahannya, misalnya, harus dihindari. Hasil penelitian rumahsakit John Hopkins, Amerika Serikat, susu merangsang tubuh memproduksi mucous alias lendir di saluran gastrointestinal. Mocous 'makanan' sel kanker.
'Sel kanker juga senang lingkungan asam,' kata dr Paulus. Ia menyarankan agar pasien kanker menghindari mengkonsumsi daging. Selain mengandung residu antibiotik dan hormon pertumbuhan parasit, daging bersifat asam. Pada tubuh sehat reaksi kimiawi pada darah sedikit basa yakni ber-pH 7,35-7,45. Dengan begitu, terapi herbal semakin efektif.
Makan harus dijaga lantaran menurut dr Henry 40% penyebab tumor dan kanker adalah makanan. Pendapat senada dilontarkan dr Paulus. 'Terutama makanan yang berpengawet yang biasanya bersifat karsinogenik (merangsang pertumbuhan kanker, red),' kata dokter spesialis bedah alumnus Universita' Degli Studi di Padova, Italia, itu. Contoh lainnya pemanis buatan golongan aspartam.
Menurut dr Edwin Perdana, dokter dan konsultan kesehatan di perusahaan farmasi di Jakarta, penyebab kanker ada di mana-mana. Ketika menghirup udara pun risiko kanker mengancam. Polusi udara sarat radikal bebas, penyebab melonjaknya jumlah penderita kanker. Akibatnya, perkembangan sel tidak terkendali dan merusak sel. Riset membuktikan ling zhi ampuh untuk mengatasinya.




AMPUHNYA CEPLUKAN BUAT PENDERITA HYPERTYROID
30/01/2009

Riau, Jakarta, Singapura. Itulah kota-kota tempat Albertus Suharno mencari kesembuhan. 'Bola mata berputar dan serasa akan keluar,' kata pria kelahiran Yogyakarta, 8 Agustus 1944 itu. Suhu tubuhnya 40 oC, jakun membesar, dan sekujur tubuh bergetar.
Albertus Suharno langsung mendatangi dokter perusahaan di Batam, Riau. Ia bekerja sebagai penyelia di perusahaan minyak asing. Hasil diagnosis menyebutkan Suharno positif hipertiroid. 'Dokter juga tidak tahu penyebabnya, tapi yang paling mungkin adalah stres akibat pekerjaan,' kata suami Sri Widawati itu. Walau sakit, karyawan yang bertanggung jawab terhadap operasional pengeboran tetap bekerja.
Setiap akhir pekan, ia terbang ke Jakarta untuk memeriksakan diri ke Rumah Sakit Pusat Pertamina sesuai rujukan dokter perusahaannya. 'Awalnya, saya juga dirawat inap di rumahsakit itu selama 2 minggu,' kata Suharno. Saat itu, ia diberi radioaktif yodium. Setelah mengkonsumsi kapsul cair berwarna bening itu, kerabatnya yang masih kecil, perempuan hamil, dan lanjut usia dilarang menjenguk. Sebab, obat itu berefek radiasi yang mampu mengubah peta gen.
Hiperaktif
Menurut Prof dr Slamet Suyono SpPD-KE, endokrinologis Rumahsakit Cipto Mangunkusumo Jakarta, radioaktif yodium diberikan oral dalam bentuk pil atau cairan. Gunanya untuk mengatasi kelenjar yang hiperaktif. 'Lebih dari 80% pasien hipertiroid sembuh dengan dosis tunggal yodium radioaktif,' katanya. Setelah mengkonsumsi pil radioaktif, tiroid Suharno memang mengempis.
Selain itu, suhu tubuh normal dan gemetar pada tubuh pun hilang. Sayang, seminggu setelah pulang ke Batam, penyakit itu kambuh kembali disertai rambut rontok. Menurut Prof Slamet Suyono rontoknya rambut akibat obat radiasi untuk mengatasi hipertiroid. Disebut hipertiroid bila kadar hormon T4 melebihi ambang normal, 4,3-12,4 ug/dl. Tiroid adalah kelenjar berbentuk kupu-kupu di leher, di bawah jakun. Bobotnya kurang dari 28,4 g.
Meski ringan, jangan anggap enteng tiroid alias gondok. Jika tiroid rusak menimbulkan dampak besar bagi tubuh. Setiap aspek metabolisme tubuh, dari detak jantung, pertumbuhan tinggi badan, hingga kecepatan tubuh membakar kalori, melibatkan kerja hormon pada tiroid. 'Terganggunya fungsi tiroid menyebabkan metabolisme tubuh terhambat,' kata endokrinologis alias ahli penyakit dalam yang berhubungan dengan hormon itu. Kelainan itu disebut trauma kelenjar.
Disebut rusak jika fungsi kelenjar menyimpang dari fungsinya untuk memproduksi dua macam hormon, T4 dan T3. Kondisi kelainan kelenjar bermacam-macam, yakni hipotiroid, hipertiroid, dan eutiroid. Hipo artinya kelenjar gagal memproduksi hormon seperti keadaan normal. Eutiroid terjadi bila kelenjar membesar, tapi fungsinya berjalan normal. Hipertiroid justru sebaliknya, kelenjar terlalu aktif memproduksi hormon hingga kadar T3 dan T4 melambung. Bobot tubuh pasien hipertiroid biasanya anjlok, mata melotot, dan badan sering berkeringat. Penderita juga sering marah-marah karena tidak bisa mengendalikan emosi.
Tinggi
Hipertiroid mempengaruhi fungsi kelenjar hipotalamus dan testis. Beberapa penyebab hipertiroid adalah penyakit graves, berlebihnya konsumsi hormon tiroid, terjadi peradangan pada kelenjar tiroid, atau sekresi TSH (thyroid stimulating hormone) oleh kelenjar pituitari secara abnormal.
Karena tak kunjung membaik, Suharno mencari kesembuhan ke Singapura. Dokter Mount Elizabeth Hospital, Singapura, mengatakan Suharno memang terjangkit hipertiroid. Itu sesuai hasil laboratorium yang menunjukkan nilai hormon tiroid T4 sebesar 18,0 ug/dl. Nilai FTI sebesar 21,4 ug/dl; kadar normal, 3,9-14,0 ug/dl. Sedangkan T3 sebesar 567 ng/dl; normal 80-220 ng/dl nilai TSH hanya 0,03 uIU/ml; kadar normal, 0,50-4,00 uIU/ml.
Dengan hasil laboratorium itu, dokter memberikan kembali pil radioaktif yodium 131 sebanyak 2 kali dan menyuruh mengkonsumsi propylthiouracil (PTU) 100 mg selama 2 pekan. Ia menjalani perawatan di Singapura 6 kali dalam 3 bulan. Hasilnya, bukan kesembuhan yang didapat tetapi tubuh menghitam dan kurus. Bobotnya tersisa 48 kg; sebelum sakit, 54 kg.
Bahkan nilai T3 tetap di atas ambang batas, yaitu 383 ng/dl; FTI 14,2 ug/dl, dan TSH kurang dari 0,03 uIU/ml. Suharno hampir putus asa mencari kesembuhan dengan obat kimia. Oleh karena itu ia menuruti saran temannya, Karno, untuk mengkonsumsi ciplukan. Tanaman asal Peru itu tumbuh di ladang atau lahan kosong. Buahnya bulat tertutup dalam kantong mirip lampion. Sekilas bentuknya persis kantong kemih.
Itulah sebabnya ia diberi nama ilmiah Physalis peruviana. Dalam bahasa Yunani physalis berarti kantong kemih. 'Untung ada tanaman ciplukan di sekitar rumah,' kata Suharno yang tinggal di Cibinong, Kabupaten Bogor. Ayah 4 anak itu mencabut 3 tanaman setinggi rata-rata 50 cm beserta akarnya. Kemudian, pria 64 tahun itu mencuci bersih dan merebus ke-3 tanaman itu, termasuk buah dan akar, dalam 3 gelas air hingga mendidih dan tersisa 1 gelas.
Ampuh
Ia meminum segelas ramuan itu 1 kali sehari. Dua hari kemudian kegiatan mengekstrak ramuan ciplukan berulang. 'Rasanya sangat pahit,' kata kakek 1 cucu itu. Sehari setelah 2 kali konsumsi ekstrak ciplukan, Suharno merasakan perubahan. Seluruh gejala penyakit yang hinggap di tubuhnya hilang. Saat bangun tidur, ia tak merasakan kelelahan.
Jantung yang semula berdetak kencang atau tidak teratur alias palpitasi, suhu tubuh tinggi, gelisah, berkeringat, sesak napas, tangan gemetaran, dan otot lemah semuanya membaik. Yang menakjubkan jakunnya kempis. Sejak itu ia sembuh dari hipertiroid. Sudah 16 tahun penyakit itu tak pernah kembali merasuki tubuh Suharno.
Anggota famili Solanaceae itu terbukti ampuh mengatasi hipertiroid. Ciplukan mengandung senyawa asam sitrun, fisalin, asam malat, alkaloid, tanin, kriptoxantin, dan vitamin C. Di Indonesia belum ada riset ilmiah yang membuktikan kemujaraban kerabat tomat itu.
Namun, di mancanegara banyak ahli menelitinya. Mahmood Vessal dari Departemen Biokimia Shiraz University of Medical Sciences, Iran, misalnya, membuktikan keampuhan ciplukan mengatasi hipertiroid. Ia menginjeksi ekstrak ciplukan ke tikus betina dewasa. Hasilnya, aktivitas lysyl-aminopeptidase (Lys-AP) pada pituari meningkat 50% dan 45% basomedial hypothalamus (BMH). Nilai itu mirip dengan pemberian beta estradiol 15 ?g selama 5-8 hari ke tikus.
Jika tikus diberikan beta estradiol sekaligus larutan ciplukan meningkatkan aktivitas enzim pituitari sebanyak 9% dan hipotalamus 5%. Dengan meningkatnya aktivitas enzim hipotalamus dan pituari, sekresi TSH yang tidak beraturan dapat dicegah. Departemen Farmasi Universitas Cartagena, Kolumbia menemukan ciplukan bersifat imunomodulator alias peningkat kekebalan dan juga antipembengkakan. Tumbuhan yang di sini disia-siakan itu ternyata berkhasiat mengatasi hipertiroid.



<FIRST <<PREV |  Page 2 of 2  | NEXT> LAST >>


trkstore.com
Random Produk
Berita
KANKER TIDAK LAGI MEMATIKAN
22/02/2009

Kanker tidak lagi mematikan. Para penderita kanker di Indonesia dapat memiliki harapan hidup...
detail


Lihat semua News
Testimoni
Tukar Link
GrowUrl.com - growing your website

First Page Ranking Guaranteed -  Submit Plus